Share artikel ini:


Devara’s Kitchen merupakan usaha rumahan yang dirintis Mbak Yeyen sejak pandemi. Awalnya berupa usaha kecil-kecilan dan sampingan dari kerjaan kantor.

“Sejak pandemi dan work from home, kan time management bisa diatur sendiri. Biar gak suntuk di rumah aja, iseng-iseng bikin kue atau masakan rumahan. Eh, temen-temen kok pada bilang enak dan disuruh coba jualan. Akhirnya per tahun 2022 menikah, resign dari kerjaan terus fokus ngembangin Devara’s Kitchen & berjualan di rumah sampai sekarang.”

Usahanya yang berjalan hampir mencapai 2 tahun tersebut dipilih karena Mbak Yeyen punya hobi masak. Selain itu, produk sambal dan kremesan ayam juga banyak dicari.

“Saya ingin mengenalkan menu makanan istimewa dengan cita rasa yang khas tapi sehat, kualitas bahan dan cara pengolahannya jadi fokus utama saya,” terang Mbak Yeyen, “kalau rasa oke dan sehat, pasti yang makan juga puas dan happy.”

Mbak Yeyen juga berharap usahanya terus berkembang, sehingga dapat menjangkau banyak orang untuk lebih terlibat dari sisi produksi maupun konsumsi.

“Kalau berkembang kan jadi bisa buka lapangan usaha, makin banyak peminat dan pelanggannya,” terangnya, “saya yakin pasti ada jalan bagi orang yang percaya dan berusaha.”

Berdasarkan review konsumen dari berbagai kalangan, produk Devara’s Kitchen selalu berhasil bikin ketagihan. Mbak Yeyen juga selalu menjamin produknya baru dan fresh karena kualitas adalah kunci. Selain itu harganya kompetitif dan sambalnya punya varian hasil laut yang memanjakan lidah seperti tongkol, teri dan cumi.

Mbak Yeyen mengakui pernah kesulitan saat memulai usahanya, “pernah down ketika masih sepi dan belum ada orang yang tertarik beli produk kita.”

Saat itu Mbak Yeyen selalu mencoba mengelola emosinya, agar tidak terlalu khawatir dan bisa berpikir jernih. Usaha, doa dan percaya selalu jadi prinsipnya.

Berkat dukungan suami, keluarga serta teman-teman dekat, masa-masa sulit tersebut terlewati, “jujur mereka adalah konsumen-konsumen pertamaku, kasih banyak support dan bantu promosikan dengan cara mereka masing-masing, salah satunya posting di jejaring sosial pribadi masing-masing. Pokoknya promosi gak habis-habis dan semampunya.”

Selain itu, mereka juga memberikan review baik, bahkan sampai repeat order. Hal tersebut itu membuat Mbak Yeyen semakin percaya diri dan terbantu secara moral.

Sejauh ini metode pemasaran Mbak Yeyen menggunakan instagram saja, sehingga konsumen masih sebatas dari instagram dan konsumen baru beberapa didapat melalui gofood.

Agar tidak ketinggalan momen dan menjangkau semakin banyak konsumen, Mbak Yeyen juga berjualan di market place dengan akun @devaraskitchen. Semakin rajin upload konten, biasanya yang tertarik bisa 1-3 orang kadang bisa lebih.

“Yang paling utama adalah jangan takut dan ragu untuk memulai suatu usaha. Hal tersulit bukanlah memulai usaha, melainkan mempertahankan nya, jadi jangan mengenal lelah dan putus asa. Terus berusaha dan berdoa adalah kunci, kalau konsumen belum tertarik hari ini, bisa jadi besok atau lusa.”

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Devara's Kitchen
[Total: 2 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar