Share artikel ini:


Mie Ayam & Bakso Urat 5758 usaha kuliner milik Intan dan suaminya terletak di Jalan Sagan Timur, Yogyakarta. Bagi mereka, bakso dan mie ayam adalah ‘makanan sejuta umat’, sehingga mereka berharap hidangannya bisa dinikmati semua kalangan. Mereka juga melihat peluangnya besar dan ada area usaha yang cukup baik.

Usaha yang telah dirintis sejak 3,5 tahun ini banyak digemari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. Dengan harga yang terbilang sangat kompetitif, Intan dan suaminya berhasil menyajikan makanan dengan cita rasa yang otentik dan unik. Banyak yang puas dengan rasa kuah, tetelan yang melimpah, ceker dan bakso goreng yang khas 5758 banget.

“Setiap hari kita mengolah semua bahan di dapur kita sendiri, jadi semuanya fresh tanpa frozen, gak pake pengawet dan halal,” ungkap Intan pada halallife.id,

“Kuah kita juga pake sumsum sapi asli untuk kaldu, mie-nya kita buat sendiri, topping mie ayamnya pakai ayam fillet, bukan suwiran, dengan bumbu yang lebih moderat alias gak terlalu manis atau pun asin.”

Melihat antusiasme pelanggan, Intan dan suaminya ingin membuka cabang lain di area Kota Yogyakarta. Selain itu, mereka tidak ingin menyia-nyiakan ‘trust’ yang telah mereka dapat dari pelanggan, “kita dapat trust karena selalu berusaha menjaga dan meningkatkan kualitas. Gak sebatas kualitas sajian, tapi juga pelayanan.”

Untuk mie ayam, Intan mengakui rata-rata penjualannya bisa mencapai 10-15 kilogram mie, setara dengan 120-200 porsi mie ayam. Namun demikian, usaha yang dikelolanya bersama suami ini pernah mengalami kondisi yang cukup rumit lantaran usahanya buka di era pandemi,

“Waktu itu kita bener-bener prihatin mode, deh, harus teliti hitung cost dan turun tangan langsung untuk menekan operational cost. Kita gak pengen ada PHK atau downgrade produk karena kepercayaan dan kepuasan pelanggan adalah yang nomor satu.”

Banyak usaha dan tenaga yang telah dikerahkan untuk keberlangsungan usaha mereka. Bersyukur hingga saat ini Intan dan suaminya memiliki tim yang solid, yakni Hartono, Arie dan Edi,  “tentunya berkat keuletan dan loyalitas mereka kami bisa sampai di titik ini.

Selain itu, dukungan pelanggan dan doa baik orang-orang yang ada di sekitar kami juga merupakan faktor-faktor yang membuat kami selalu termotivasi.”

Intan dan suaminya juga memanfaatkan Instagram ads pada akun @5758masucil, food bloger dan Facebook adds sebagai sarana promosi Mie Ayam dan Bakso Urat 5758. Sejauh ini berdampak baik bagi usaha mereka, tetapi harus terus di-maintain agar selalu eksis atau konsisten, bahkan hingga mengalami peningkatan.

“Jangan minder dengan usaha yang kita miliki, selalu hargai banyak atau sedikit perkembangan yang sudah terjadi serta rutin evaluasi dan selalu prioritaskan kualitas dalam usaha kita.” ujar Intan, menutup pembicaraannya.

Vin S
“If you wait for inspiration to write you’re not a writer, you’re a waiter.” ~ Dan Poynter

Berikan bintang kamu untuk Mie Ayam & Bakso Urat 5758
[Total: 3 Rata-rata: 5]

Bagikan artikel ini





Berlangganan
Beritahu tentang
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar